Laporan Direksi


LAPORAN MANAJEMEN

Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,

Atas nama Direksi, merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menyampaikan laporan kinerja Perseroan untuk tahun buku 2019 yang mencerminkan dua tema besar yang kami usung, yaitu Memperkuat Daya Saing dan Mengelola Keberlanjutan.

PT AKR Corporindo Tbk dapat membukukan pertumbuhan kinerja yang cukup membanggakan pada tahun 2019, meskipun berada di tengah lingkungan bisnis yang menantang.

KONDISI EKONOMI 2019

Laju pertumbuhan ekonomi global tahun 2019 menghadapi tantangan yang cukup berat. Memburuknya kondisi hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok memberikan dampak yang sangat besar terhadap arus perdagangan dunia. Selain itu, konflik geopolitik yang terjadi di beberapa wilayah, seperti keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) juga turutmempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi global.

Melambatnya laju pertumbuhan ekonomi AS memaksa The Federal Reserve untuk memberikan stimulus moneter berupa penurunan suku bunga Federal Fund Rate (FFR) dari 2,50% menjadi 1,75%. Hal ini berdampak pada mengalirnya modal asing ke bebera papasar keuangan negara-negara berkembang, yang kemudian memberikan kesempatan kepada para negara berkembang untuk mengambil langkah kebijakan untuk menurunkan suku bunga dan menerapkan kebijakan akomodatif lainnya.

Berbagai gejolak yang terjadi di tingkat ekonomi global juga memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap perekonomian di Indonesia. Selain itu, adanya agenda politik nasional, yaitu pemilihan presiden pada April 2019 juga membuat pelaku usaha menjadi lebih waspada dalam menentukan langkah dan kebijakan strategisnya.

Merespon perkembangan ekonomi global dan nasional, Bank Indonesia (BI) juga telah membuat sejumlah kebijakan moneter dan makro prudensial lainnya, salah satunya adalah dengan melakukan penurunan tingkat suku bunga BI 7 Days Repo Rate dari sebelumnya 6,00% hingga ke level 5,00%. Kebijakan tersebut adalah untuk menjaga pertumbuhan inflasi dan untuk mendorong investasi agar tetap berjalan dengan baik.

Melalui berbagai kebijakan yang diambil Pemerintah dan BI, Indonesia mampu menjaga kestabilan pertumbuhan ekonomipada level 5,02% dengan tingkat inflasi yang terjaga dengan baik pada level 2,72%. Kendati lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, namun dengan pertumbuhan ekonomi tersebut,Indonesia tercatat sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua dalam kelompok negara-negara G20.

KINERJA AKR 2019

Tahun 2019, arah kebijakan strategis Perseroan berfokus pada penguatan daya saing dan keberlanjutan Perseroan. Dimensi utama dari strategi tersebut terbagi dalam 5 kebijakan strategis,yaitu perluasan dan diversifikasi portofolio produk, perluasan basis pelanggan, penguatan aliansi dan kemitraan, meningkatkan nilai pemegang saham dan pengelolaan risiko yang proaktif.

PERLUASAN DAN DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO PRODUK

AKR melakukan perluasan dan diversifikasi portofolio produk untuk meningkatkan basis pendapatan Perseroan dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan di masa depan dan pelestarian lingkungan. Perseroan tidak hanya menciptakan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, namun juga produk-produk yang lebih ramah terhadap lingkungan.

Sepanjang tahun 2019, Perseroan mengimpelemtasikan langkah-langkah antara lain:

  1. Mendukung kebijakan pemerintah dalam pencampuran Biofuel B30;
  2. Memperkenalkan produk bahan bakar berkualitas tinggi yang memenuhi standar Euro 4 dengan emisi yang lebih ramah lingkungan;
  3. Penambahan jumlah pelanggan di Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) salah satunya dengan adanya proyek smelter Freeport;
  4. Memasuki bisnis bahan bakar penerbangan secara selektif
  5. Perluasan kapasitas tangki penyimpanan untuk mengakomodasi peningkatan permintaan BBM dan biofuel.

Selain itu, Perseroan juga mengantisipasi rencana Pemerintah untuk meningkatkan industrialisasi dan menyediakan logistik yang efisien dan lebih hemat biaya untuk membuat Indonesia menjadi lebih kompetitif.

PERLUASAN BASIS PELANGGAN

AKR terus meningkatkan daya saing di bidang infrastruktur logistik dan JIIPE yang sejalan dengan program Pemerintah, antara lain dengan:

  1. Pengiriman produk bahan bakar minyak secara efisien keseluruh Indonesia;
  2. Meningkatkan nilai tambah dan mendukung pertumbuhan manufaktur, dan;
  3. Mengurangi biaya dalam melakukan bisnis.

Selama tahun 2019, proyek Perseroan, JIIPE telah menjual lahan kepada 3 pelanggan baru dan juga pelanggan utama,yaitu PT Freeport Indonesia (PTFI) yang telah menandatangani perjanjian sewa jangka panjang atas lahan seluas 103 hektar untuk membangun proyek peleburan tembaga di JIIPE. Pembangunan smelter yang diusulkan tersebut, diharapkan akan semakin meningkatkan daya tarik para pelanggan untuk berinvestasi di JIIPE.

Tahun 2019, kerjasama AKR dengan BP juga menunjukanperkembangan yang sangat baik dengan dibukanya 11 outlet SPBU baru, sehingga total terdapat 13 outlet SPBU di Jabodetabek dan Surabaya. Selain itu, pada Agustus 2019, kerjasama dengan BP di bisnis bahan bakar penerbangan juga dimulai dengan pengoperasian pengadaan bahan bakar penerbangan pertamadi bandara IMIP Morowali.

Sepanjang tahun 2019, melalui penguatan hubungan dengan pelanggan, bisnis bahan bakar minyak dan distribusi menunjukan pertumbuhan volume yang sangat baik.

PENGUATAN ALIANSI DAN KEMITRAAN

Salah satu strategi pengembangan usaha yang dijalankan Perseroan adalah melakukan aliansi dan kemitraan. Melalui kerjasama kemitraan, Perseroan dapat memadukan keahlian yang dimilikinya di pasar Indonesia dengan kekuatan yang dimilik ioleh mitra strategisnya. Usaha patungan dengan PELINDO di JIIPE mendorong Perseroan sehingga dapat mengembangkan kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan dan menjadi keunggulan kompetitif yang tidak ditawarkan oleh kawasan industri lainnya.

Selain itu, Perseroan juga telah menggandeng BP yang memiliki keahlian global dalam memasok bahan bakar berkualitas tinggi dan ramah lingkungan yang sejalan dnegan inisiatif global tentang kelestarian lingkungan. Pada setiap outlet SPBU, AKR juga bekerjasama dengan mitra lokal seperti Alfa Mart, Kopi Tuku dan Kopi Kenangan, Castrol bikepoint untuk menawarkan pengalaman bagi pelanggan melalui layanan non-bahan.

Perseroan juga masih menjalin hubungan yang sangat erat dengan PT Asahimas Chemicals untuk bahan kimia Chlor Alkali.

MENINGKATKAN NILAI PEMEGANG SAHAM

Perusahaan berupaya untuk meningkatkan Return of Equity, Return of Asset, pertumbuhan laba dan mencoba untuk memaksimalkanpembayaran dividen dengan pembayaran minimum minimal 30%dari laba bersihnya.

Dengan menerapkan tiga strategi seperti yang telah dijelaskan diatas, tahun 2019 Perseroan berhasil membukukan peningkatan kinerja yang baik dan meningkatkan nilai kepada pemegang saham. Pada tahun 2019, Perseroan menghasilkan pertumbuhan Laba Kotor dan Laba Operasional, yaitu masing-masing sebesar 22% dan 17% dibandingkan 2018. Tingkat pengembalian modal dalam dua tahun terakhir terjaga sekitar 8,5%, tidak termasuk laba bersih dari operasi yang dihentikan.

Selain itu, Perseroan juga berhasil mencatat pertumbuhan aset sebesar 7% menjadi Rp21,4 trilyun terdiri dari 26% inventaris tanah dan 25% dari Aktiva Tetap Bersih. Penambahan kapasitas yang sedang berjalan di Terminal Tangki Jakarta 100.000 cbm akan mendukung pertumbuhan bisnis Perdagangan dan distribusi serta Logistik di tahun-tahun mendatang.

PENGELOLAAN RISIKO SECARA PROAKTIF

Merespon kondisi ekonomi dan keuangan dimana risiko ketidakpastian semakin meningkat, tahun 2019 Perseroan meningkatkan penerapan aspek manajemen risiko, khususnya terhadap risiko operasional dan keuangan. Untuk menekan risiko operasional, Perseroan melakukan investasi dalam hal peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi. Sedangkan untuk memitigasi risiko keuangan, Perseroan mempertahankan leverage yang rendah, yaitu Net Gearing sebesar 27% dan secara proaktif mengatur pembiayaan obligasi yang jatuh tempo pada Desember 2019 dan pada Juni 2020 serta memonitor siklus modal kerja. Perseroan mempertahankan net open position yang sangat rendah dengan membebankan perubahan harga minyak dan nilai tukar kepada pelanggan.

PERBANDINGAN KINERJA 2019 TERHADAP ANGGARAN

Penjualan dan pendapatan konsolidasi Perseroan pada tahun 2019 sebesar Rp21.703 miliar lebih rendah 8% dibandingkan 2018 dan lebih rendah dari target anggaran, yaitu mencapai pertumbuhan 10-15%. Sementara Perusahaan meningkatkan penjualan produk BBM ke segmen industri inti, tidak tercapainya target pendapatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk harga jual rata-rata yang lebih rendah untuk produk BBM dan bahan kimia, penangguhan pasokan solar bersubsidi dari Mei 2019 hingga Desember 2019, dan permintaan yang lebih rendah dari pelanggan utama di segmen listrik dan perlambatan sementara permintaan di segmen pertambangan tembaga.

Dengan model bisnis AKR yang berfokus pada optimalisasi margin meskipun pendapatan yang lebih rendah, Perseroan mampu membukukan peningkatan Laba Kotor dan Laba Operasional yang kuat, masing-masing sebesar 22% dan 17%, serta meningkatkan Gross Margin sebesar 8,7% lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 sebesar 6,6%.

Laba Bersih Perseroan dari operasi yang dilanjutkan selama 2019 berjumlah Rp717 Miliar, sedikit lebih tinggi dari yang dibukukan selama 2018 sebesar Rp711 Miliar. Namun, laba bersih Perseroan yang diatribusikan kepada pemegang saham lebih rendah sebesar 56% karena Perseroan membukukan laba sebesar Rp933 Miliar selama tahun 2018 dari divestasi operasi non-inti. Laba Bersih untuk tahun 2019 dipengaruhi oleh pengeluaran yang lebih tinggi untuk biaya pemasaran dan brand building untuk membangun bisnis baru dan penghapusan satu kali untuk piutang.

TANTANGAN DAN KENDALA YANG DIHADAPI

Melambatnya pertumbuhan permintaan Bahan Kimia Dasar dan harga komoditas, memberikan pengaruh terhadap turunnya permintaan akan produk bahan bakar minyak dan bahan kimia dari sektor industri. Hal ini juga berdampak pada meningkatnya persaingan sehingga memberikan tekanan terhadap margin Perseroan. Permintaan akan produk bahan bakar minyak juga dipengaruhi oleh menurunnya permintaan dari sektor pembangkit listrik. Selain itu, terdapat salah satu pelanggan utama kimia dasar Perseroan yang tengah melakukan transformasi bisnis sehingga mengurangi sementara permintaanya.

Menghadapi kondisi tersebut, Perseroan secara aktif mengelola persediaan dan biaya, sehingga dapat tetap menjaga pertumbuhan laba kotor yang stabil.

Juga selama tahun 2019, harga jual Bahan Kimia Dasar terus menurun yang berdampak pada margin Perusahaan dalam bisnis Bahan Kimia Dasar. Untuk mengatasi ini, Perusahaan berfokus pada penambahan pelanggan baru,terutama dalam bisnis Alumina Smelters dan Biodiesel untuk mempertahankan margin dan meningkatkan volume penjualan.

Pada proyek JIIPE, Perseroan menghadapi tantangan karena melambatnya pengambil alihan lahan untuk proyek-proyek industri selama semester pertama tahun 2019 karena pemilihan Presiden. Tahun pertama operasi, joint venture BP-AKR mulai membangun jaringannya dengan mengidentifikasi lokasi yang sesuai dan juga menyusun strategi untuk memperkenalkan penawaran produk baru untuk Non Fuel Ritel dalam kemitraan dengan mitra lokal dan mendapatkan izin dan lisensi yang diperlukan untuk memulai operasi untuk bisnis ritel dan Bahan Bakar Penerbangan;

Meskipun berjalan perlahan selama awal semester tahun ini,Perseroan menunjukkan kinerja yang kuat selama semester kedua dengan peningkatan volume penjualan BBM dan Bahan Kimia Dasar kepada pelanggan industri dan mendapatkan margin secara berkelanjutan. JIIPE juga dapat mencatat penjualan lahan kepada pelanggan yang berniat untuk memulai operasi dan memperluas lahan mereka. BP AKR juga mendapatkan lokasi lahan yang strategis serta penawaran BBM dan non fuel retail diterima baik oleh pelanggannya

PROSPEK USAHA AKR

Peningkatan dalam lingkungan bisnis dan kebijakan proaktif yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia menunjukkan bahwa tahun 2020 akan menjadi tahun yang positif secara keseluruhan bagi perekonomian Indonesia dan Perseroan. Namun sejak awal 2020,Dunia menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh penyebaran Covid 19 yang kini telah menjadi pandemi yang mempengaruhi hampir semua negara di dunia. Meskipun dampak Covid 19 pada ekonomi dan bisnis masih dikaji, diyakini bahwa pandemi besar ini akan memiliki dampak signifikan pada ekonomi dunia. Harga minyak dunia dan harga energi telah mengalami penurunan yang signifikan karena ketidakseimbangan pasokan dan permintaandan isu-isu geo-politik.

Perusahaan percaya, dengan model bisnis yang baik dan keunggulan kompetitif, akan memungkinkannya untuk mengatasi tantangan ini. Model bisnis yang teruji waktu dan kebijakan manajemen risiko yang efektif akan memungkinkan Perseroan yang telah mengalami situasi seperti ini dalam berbagai siklus ekonomi sebelumnya memungkinkan Perusahaan untuk melewati masa-masa sulit dan terus bertumbuh.

Peluang pertumbuhan pendapatan cenderung relatif terbatas.Namun, sebagian besar pelanggan Perseroan memproduksi barang-barang kebutuhan penting bagi masyarakat, sehingga Perseroan mengharapkan masih terjadi permintaan yang relatif stabil. Sedangkan terkait fluktuasi harga minyak dan nilai tukar,dengan strategi yang telah diterapkan selama tidak menjadi tantangan yang berarti bagi Perseroan.

Perseroan akan mengoptimalkan potensi pada bisnis Biofuel. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah yang mensyaratkan Biofuel B30 di tahun 2020. Perseroan telah menerima alokasi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang cukup untuk mendukung pencapaian target volume BBM.

Implementasi kebijakan penggunaan biodiesel diharapkan juga akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan volume penjualan kimia dasar. Selain itu, pertumbuhan bisnis kimia dasar juga diharapkan akan didorong oleh peningkatan kapasitas smelter untuk Alumina, Bauksit, Nikel dan lain-lain sebagai bagian dari inisiatif pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah domestik.

KEBIJAKAN DIVIDEN

AKR berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai bagi pemegang saham. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah dengan memberikan dividen yang optimal bagi pemegang saham. Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)Tahunan yang diselenggarakan pada 30 April 2019, Pemegang Saham memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp963.526.780.800 atau 58,6% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun buku 2018, dikurangi jumlah dividen interim yang sebelumnya didistribusikan. Selain itu,Perseroan juga membagikan dividen interim sebesar Rp60/saham pada tahun 2019.

LINGKUNGAN, TATA KELOLA DAN SOSIAL

Lingkungan, Tata Kelola dan Sosial merupakan aspek yang menjadi perhatian utama bagi Perseroan disamping aspek keuangan. Perseroan berupaya untuk menjalankan operasional dan mendistibusikan produk-produk yang lebih ramah lingkungan,sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memberikan dampak yang positif bagi masyarakat luas.

Dari sisi lingkungan, Perseroan mempertimbangkan dampak langsung dan tidak langsung dari setiap aktivitas dan keputusan operasi dan bisnisnya. Perseroan juga mempertimbangkan harapan pemangku kepentingan untuk melihat lingkungan hidup dan ekosistem lingkungan tetap terjaga. Salah satu yang terpenting adalah pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di beberapa lokasi operasi seperti di Tank Terminal Lampung, Pontianak, Bitung, Tanjung Priok, Marunda II dan Stagen. Hal ini telah dibuktikan dengan hasil pengawasan dan pemantauan secara langsung dan tidak langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pada aspek lingkungan, saat ini Perseroan memprioritaskan 1)pengurangan penggunaan energi untuk kegiatan operasional,2) mengurangi emisi gas rumah kaca dengan menggunakandan menangani lebih banyak produk ramah lingkungan dan 3)mendukung rehabilitasi lingkungan dan keanekaragaman hayati. Perusahaan telah berpartisipasi dalam penggunaan material ramah lingkungan melalui dukungan atas kebijakan pemerintah dalam mendisitribusikan B30 solar yang mengandung 30% FAME yang merupakan turunan dari produk minyak kelapa sawit, untuk hampir seluruh pelanggan industri. Partisipasi ini terus dilakukan di sepanjang tahun 2019. Dengan adanya kandungan minyak nabati, Perseroan percaya pencampuran Bio Diesel lebih ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan BBM berbasis fosil.

Dari aspek Tata Kelola, Perseroan terus meningkatkan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Organ tata kelola perusahan telah menjalankan fungsinya sebagaimana diatur dalam Undang Undang No 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Pada perangkat kebijakan, Direksi bersama-sama dengan Dewan Komisaris menyusun berbagai pedoman dan kebijakan yang dapat memberikan batasan tanggung jawab pada setiap organ perusahaan. Batasan ini menjadi penting agar pola hubungan antar organ dapat terjalin dengan harmonis, dan mampu mendukung pencapaian visi dan misi yang telah ditetapkan. Secara periodik manajemen melakukan tinjauan dan kekinian atas perangkat kebijakan yang dimiliki, agar terus memiliki relevansinya baik terhadap perkembangan Perseroan, perkembangan regulasi yang diberlakukan, maupun pertumbuhan industri yang melingkupi Perseroan.

Manajemen risiko juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan Perseroan. Risiko operasional dan keuangan menjadi pertimbangan utama agar upaya pertumbuhan bisnis Perseroan mendapatkan fondasi yang kokoh, yang tercermin dari neraca keuangan dalam kondisi sehat, rasio gearing yang rendah dan manajemen Siklus Modal Kerja yang kuat.

Dari aspek sosial, Perseroan memberikan perhatian yang besar terhadap karyawan dan masyarakat. Perseroan mengembangkan hubungan industrial yang baik dengan karyawan dengan memenuhi hak-hak normatif karyawan sebagaimana diatur dalam Undang Undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Selain itu, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi fokus dan perhatian besar bagi Perseroan. Dengan bisnis inti perdagangan dan distribusi BBM dan kimia dasar, Perseroan mendorong penerapan K3 pada setiap aspek, baik bagi karyawan yang mendukung operasional kantor pusat, dan terutama kepada karyawan yang berkaitan langsung dengan kegiatan operasional di lapangan. Perseroan secara aktif membangun safety awareness seluruh insan AKR tentang pentingnya keselamatan saat bekerja.

Disamping itu, Perseroan menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara terstruktur dan berkesinambungan. CSR telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas operasional Perseroan. Perseroan menjalankan aktivitas CSR dengan konsep melakukan pendekatan kepada pelanggan dan pemerintah. Perseroan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 8,2 Miliar untuk kegiatan-kegiatan CSR di tahun 2019.

PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI

Sepanjang tahun 2019 komposisi Direksi Perseroan tidak mengalami perubahan, yaitu dengan komposisi sebagai berikut:

Presiden Direktur : Haryanto Adikoesoemo

Direktur : Jimmy Tandyo

Direktur : Bambang Soetiono Soedijanto

Direktur : Arief Budiman Utomo

Direktur : Mery SofiDirektur : Suresh Vembu\

Direktur : Nery Polim

Direktur : Termurti Tiban

APRESIASI

Perseroan telah berhasil membukukan pencapaian kinerja yang baik di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2019. Untuk itu, izinkan Direksi mengucapkan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas kelancaran perjalanan operasi dan bisnis Perseroan. Direksi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemegang saham dan investor atas kepercayaan yang telah diberikan. Direksi juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Dewan Komisaris atas arahan dan kemitraan strategis dalam pengelolaan operasi dan bisnis Perseroan. Kepada mitra usaha, Direksi memberikan rasa hormat atas kerja sama yang begitu baik yang telah terjalin. Demikan pula kepada regulator,pelanggan, dan pemasok, Direksi mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah tercipta.

Kepada seluruh insan AKR, Direksi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan di sepanjang tahun 2019 yang penuh tantangan. Seluruh kerja keras dan kerja cerdas ini akan menjadi fondasi bagi Perseroan untuk dapat mengoptimalkan potensinya dan meraih kinerja terbaiknya di masa yang akan datang.

SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2019 PT AKR CORPORINDO TBK

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT AKR CORPORINDO TB Ktahun 2019 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

'
37
PT AKR Corporindo TBK Annual Report 2019